Indonesia pernah export gas alam 33 juta ton pertahun selama lebih dari 30 tahun. Berapa kerugian Indonesia dari export SDA gas alam bila dibandingkan dengan membangun industri.
Ambil jumlah gas yg diexport rata-rata 30 juta ton pertahun atau sama dengan 1,500,000,000 mmbtu atau sama dengan1,500,000 MMCF, kalau semua gas dijadikan LNG dan dijual dgn harga $7/ MMBTU (pada harga minyak...
Saya kira betul pemikiran Pak Agus Tjahajana bahwa Indonesia perlu membangun industri. Petro kimia masuk top 100 dunia, masa kalah sama Taiwan dengan NPDC, Thailand dengan PTT Global Chemical, Petronas, Iran dengan NPC dan Saudi Arabia dengan SABIC-nya.
Indonesia belum masuk top 100 in the world, dan yang masuk the big 10 in the world dari Asia hanya tiga, yaitu...
oleh Rauf Purnama, Dewan Insinyur PII
Di bagian pertama dari tulisan ini yang telah dimuat di Majalah Gatra edisi no 37 tanggal 21/27 Juli 2011 telah dipaparkan secara singkat mengenai sebab-sebab secara umum mengapa produk tekstil dari China telah berhasil merambah pasar dunia termasuk Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih pada rekan-rekan yang telah memberikan apresiasi dan masukkan-nya mengenai perbedaan pertumbuhan...
Apa yg disampaikan KKG tentang Sri Mulyani neoliberal mungkin saja ada benarnya kalau dikaitkan sewaktu pegang Mentri Keuangan, semua bisnis industri diserahkan kepada swasta dan industri yang ada dimatikan seperti industri texmaco dan IPTN. Karena cara berpikir liberal semua industri diserahkan kepada swasta termasuk bikin kilang dan sejak thn 2004 sampai tahun sekarang tidak ada pembangunan kilang minyak oleh...
Ir. Rauf Purnama, Dewan Insinur Indonesia
Para ekonom sepakat bahwa tolok ukur kemakmuran suatu negara selain GDP/kapita adalah cadangan emas yang dimiliki oleh negara. Hal ini sudah terbukti dengan adanya fakta bahwa semua negara yang ekonominya lebih maju memiliki cadangan emas yang jauh lebih besar dari pada negara-negara yang ekonominya relative belum maju. Fakta lain adalah dimilikinya cadangan emas oleh...