[vc_row full_width=””][vc_column]

[/vc_column][/vc_row][vc_row el_class=”td-ss-row” el_id=””][vc_column width=”2/3″]
Ir. Rauf Purnama, Dewan Insinur Indonesia Para ekonom sepakat bahwa tolok ukur kemakmuran suatu negara selain GDP/kapita adalah cadangan emas yang dimiliki oleh negara. Hal ini sudah terbukti dengan adanya fakta bahwa semua negara yang ekonominya lebih maju memiliki cadangan emas yang jauh lebih besar dari pada negara-negara yang ekonominya relative belum maju. Fakta lain adalah dimilikinya cadangan emas oleh...
oleh Rauf Purnama, Dewan Insinyur PII Di bagian pertama dari tulisan ini yang telah dimuat di Majalah Gatra edisi no 37 tanggal 21/27 Juli 2011 telah dipaparkan secara singkat mengenai sebab-sebab secara umum mengapa produk tekstil dari China telah berhasil merambah pasar dunia termasuk Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih pada rekan-rekan yang telah memberikan apresiasi dan masukkan-nya mengenai perbedaan pertumbuhan...
Sebetulnya meningkatkan nilai tambah melalui industri itu sudah bagus sejak dimulai oleh pendiri NKRI, ini dengan mulai dibangunnya industri untuk kebutuhan pangan (pupuk), kebutuhan sandang (tekstil), utk kebutuhan papan (semen) dan pembangunan industri Indonesia persis sama dengan pembangunan industri di Korea Selatan yaitu pupuk, tekstil dan semen. Pada tahun 1961 Indonesia dan Korea Selatan sama-sama negara miskin dgn GDP perkapita...
Apa yg disampaikan KKG tentang Sri Mulyani neoliberal mungkin saja ada benarnya  kalau dikaitkan sewaktu pegang Mentri Keuangan, semua bisnis industri diserahkan kepada swasta dan industri yang ada dimatikan seperti industri texmaco dan IPTN. Karena cara  berpikir liberal semua industri diserahkan kepada  swasta termasuk bikin kilang dan sejak thn 2004 sampai tahun sekarang tidak ada pembangunan kilang minyak oleh...
Orang sering salah perkiraan bahwa Singapore hidup dari dagang itu salah, Singapore kaya dari Industri. Singapore punya program tertata dalam industry, itu ada Singapore Version 1, Singapore Version 2 dan sekarang program Singapur Version 3. Dengan prrogram itu Indonesia tergantung Singapore, baik BBM maupun produk-produk Petrokimia. Kapasitas refinery Singapur 1,3 juta barrel perhari, industri ethylene sebagai bahan baku berbagai produk...
[/vc_column][vc_column width=”1/3″]

Don't miss

[/vc_column][/vc_row]