Tiap Tahun Indonesia Kehilangan 12,25 Miliar Dollar

111

Ada betulnya juga memang Indonesia bisa mengatur dunia tapi mengatur supply bahan hasil anugrah Tuhan yaitu SDA (Sumber Daya Alam) mulai dari hasil tambang seperti migas (minyak sekarang import), batubara, nikel, tembaga, emas, perak, aluminium, zinc, timah dll, hasil hutan, seperti kayu, rotan, hasil pertanian, teh, kopi, tembakau (dulu), hasil kelautan dll. Tetapi rakyatnya tetap miskin karena SDA diolah diluar negri sehingga selain menambah lapangan kerja juga negaranya jadi maju dan makmur dan rakyatnya sejahtera karena nilai tambah industri mereka negara pengimport SDA yg menikmati.

Contoh kerugian hilangnya nilai tambah dari industri berbasis SDA (gas alam) karena gas alam di export. Ini baru dari nilai tambah industri antara, kalau sudah jadi industti hilir bisa lebih besar lagi.

Indonesia pernah export gas alam 33 juta ton pertahun selama lebih dari 30 tahun. Berapa kerugian Indonesia dari export SDA gas alam bila dibandingkan dgn bangun industri. Ambil jumlah gas yang diexport rata-rata 30 juta ton pertahun atau sama dgn 1,500,000,000 mmbtu atau sama dengan 1,500,000 MMCF, kalau semua gas dijadikan LNG dan dijual dgn harga $7 /MMBTU (pada harga minyak saat ini $40 /barrel) nilainya $10,5 miliar. 30 juta ton gas bisa menghasilkan produk antara olefin jumlahnya 18.75 juta ton pertahun. Dengan harga olefin saat ini $1200 /ton nilai jual olefin besarnya $22,75 miliar, jadi tiap tahun Indonesia kehilangan $12,25 miliar, dalam 30 thn kehilangan $367,5 miliar, itu baru dari hasil industri intermediate kalau sampai downstream bisa lebih dari 2 sampai 5 kali lipat dan hutang bisa lunas atau berkurang dan disisi lain ada tambahan jutaan lapangan kerja.

Selamat berlibur.
RP